Rabu, 25 Juli 2012

Perbedaan "MANUSIA" dengan "SETAN



MANUSIA (Orang-orang yang Benar/ taqwa).





yaitu orang yang "Patuh" dan "Taat" kepada TUHANnya (ALLAH) "Penguasa dan Pencipta Alam Semesta", hidupnya ingin selalu berbuat "KEBENARAN" dan untuk "KEBENARAN" dengan penuh keikhlasan tanpa pamrih sebagai wujud Kecintaan dan ketaqwaannya,  dan tidak banyak meminta tetapi lebih banyak berbuat, bahkan mengorbankan segalanya; baik Hartanya, pangkatnya, jabatanya, bankan  jiwa dan raganya.


Jiwanya akan selalu bangkit dan penuh bergelora selama masih ada pengkhianatan terhadap nilai-nilai "KEBENARAN"  dalam kehidupan ini dan terjadinya perampasan hak-hak antara sesamatampa memandang suku, bangsa, ras, golongan dan agama tetapi semuanya semata-mata karena ALLAH.
Untuk tegaknya "KEJUJURAN" dan "KEADILAN".


SETAN (Orang-orang yang tidak benar/Pengkhianat/ Munafik).

yaitu orang-orang yang tidak patuh dan taat kepada TUHANnya, dengan selalu mengingkari bahkan mengkhianati "KEBENARAN". 


Agama/keyakinan  hanya sebatas dijadikan alat dan simbol-simbol belaka, tampa berusaha untuk tahu, mengerti dan memahami "KEBENARAN" yang sesungguhnya (TUHAN).



Keserakahan dan ketamakan selalu mereka umbar demi memuaskan nafsunya, dengan cara Menindas, Menganiaya, Intimidasi, Membohongi, Memanipulasi, Merekayasa, bahkahkan menjilat/ ngolor/ cari muka, hanya untuk mengejar :
Uang/ Harta/ Pangkat/ Jabatan/ Kekuasaaan (Tuhannya para pengkhianat), yang diburu, dipuja-puja, bahkan disembah-sembahnya.



Jangan samakan MANUSIA dengan SETAN,  walau banyak SETAN mengaku MANUSIA tetapi perilakunya berbeda, apa lagi isinya...!!!! (Anjing berbulu domba).

Setan lebih cinta dunia, tetapi tidak mau tahu, apa lagi memahami siapa yang menciptakan dan yang menguasai dunia dan alam ini..?
Walau ngomongnya selalu TUHAN....TUHAN..../ ALLAH....ALLAH,  tetapi kenyataannya selalu ingkar dan berkhianat terhadapTUHANnya (ALLAH).

--------
Carilah harta dunia, tapi ingat itu bukan segalanya, itu hanyalah sekedar pelengkap dalam kehidupan di dunia ini, yang bersifat sementara.



            

Minggu, 18 Desember 2011

MASA-MASA KRITIS DI AKHIR ZAMAN

Akhir Zaman.

____Akhir Zaman bukanlah akhir kehidupan di dunia ini, tetapi Akhir Zaman adalah masa terburuk dalam kehidupan di dunia ini, akibat Turunnya Tingkat Akhlak/ Moral ke titik terendah, yang disebabkan banyaknya penyimpangan-penyimpangan dalam kehidupan di dunia ini yang jauh dari "KEBENARAN", bahkan melupakan dan mengkhianati TUHAN-nya yang sesungguhnya ( Pencipta Alam Semesta/Penguasa Jagad Raya), dengan Menuhankan yang bersifat dunaiawi semata (Ubud Dunia):
Gila uang, gila harta, gila pangkat, gila jabatan, gila kekuasaan, gila sanjungan, gila hormat dan sebagainya. 

____Agama/keyakinan hanya dijadikan sebatas simbol-simbol belaka (kelompok/ organisasi/ status) dengan melakukan kegiatan yang besifat seremonial/  tradisi dan sebatas ikut-ikutan, yang dilandasi berdasarkan "Katanya, menurut ini-itu" dan cerita masa lalu (AGAMA/KEYAKINAN NENEK MOYANG), tetapi tidak mau untuk melakukan dan membuktikannya sendiri, agar "Tahu", "Mengerti" dan "Memahami-Nya".
(Beragama/ Keyakinan yang semu).

____Begitulah jiwa-jiwa yang sudah pada mati (hati/ Qolbunya padam), bagaikan mayat-mayat hidup berjalan ke sana kemari. Wujudnya saja orang tetapi isinya sudah bukan orang (Setan/ binatang-binatang yang sangat hina), dan nampak dari perilakunya  yang :
____-  Rakus dan tamak.
____-  Sadis dan biadab.
____-  Munafik, fasik dan bejat.

1.    Huru-Hara Akhir Zaman.

____Dengan situasi kehidupan dunia yang sudah dipenuhi orang-orang berhati binatang yaitu orang-orang yang hanya sebatas mengejar duniawi semata alias para pengkhianat (setan dan budak-budaknya setan), maka akan banyak terjadi: 
-    Timbulnya kekacauan, keributan bahkan peperangan.
-    Kebohongan merajalela dan hilangnya nilai-nilai kejujuran.
-    Hukum sudah tidak lagi berkeadilan, karena hukum setan yang digunakan.
-    Kemiskinan dan Kelaparan  terjadi di mana-mana, tanpa ada yang peduli.
-    Orang senang jadi Penjilat, bagaikan binatang penjilat.
-    Penindasan, Penzoliman, bahkan Pembunuhan dianggap hal biasa.
-    Negara tidak lagi diurus oleh Manusia tetapi oleh gerombolan binatang.
-    Pimpinan tidak bisa jadi pemimpin karen bukan seorang pemimpin.
-    Banyak Kekacauan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dan alampun mulai Murka yang berdampak timbulnya banyak Bencana dan Malapetaka yaitu:
-    Terjadinya Suhu bumi yang semakin panas.
-    Gunung-gunung mulai aktif kembali (Meletus).
-    Timbulnya gempa bumi di sana-sini.
-    Sering terjadinya badai dan angin topan yang silih berganti.
-    Mudahnya sering terjadinya Banjir bahkan tsunami.

Adanya fenomena alam sebagai peringatan dan tanda-tanda bagi orang-orang yang mengerti akan hal ini.
-    Terjadinya Gerhana yang terus berulang dan berdekatan waktunya.
-    Banyaknya Benda langit berjatuhan ke Bumi.


 
(Bala bencana dan Malapetaka)





=========================